Monthly Archives: April 2017

Evaluasi Sanggar Tari Gandes Pamantes ke-XI

KOTA BOGOR-Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengapresiasi kegiatan Evaluasi Sanggar Tari Gandes Pamantes ke-XI yang diikuti 69 peserta anak didik dari jumlah 169 peserta di halaman Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (02/04/2017).

Pagelaran Evaluasi Sanggar Tari Gandes Pamantes ini dibuka Wakil Usmar Hariman didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi dan Ketua Sanggar Indi Febriyanti juga dihadiri para orang tua siswa Sanggar Gandes Pamantes.

Usmar mengatakan, Sanggar Tari Gandes Pamantes dalam khasanah tradisi di Kelurahan Situ Gede ini sudah berkembang dengan anak-didik hingga dilakukan evaluasi agar bisa naik tingkat.

“Kami melihat siswa tingkat pemula sampai tingkat mahir sudah berkembang, sebuah sanggar berhasil dalam mendidik siswanya hingga tampil di tingkat daerahnya sampai ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Keberhasilan sebuah sanggar tari kata Usmar, harus didukung oleh lapisan masyarakat terutama dorongan para orangtua siswa itu sendiri agar membuahkan prestasi dalam sebuah karya seni budaya sunda di daerah, terutama tarian khas Jawa Barat dengan Jaipongnya.

Senada diungkapkan, Kepala Disparbud Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, kemampuan siswa dalam mempelajari Seni tari jaipong yang diajarkan oleh pengajarnya nantinya akan dinilai oleh tim juri.

”Siswa berhasil dalam sebuah tarian dinilai tim juri yang akan menentukan, apabila belum berhasil maka siswa harus lebih giat lagi belajar di sanggar ini,” tutur Shahlan.

Lanjut Shahlan, tentunya bagi siswa yang memperoleh hasil hingga naik tingkat atau ke jenjang berikutnya, maka penampilan tarian jaipongnya sudah berhasil. (Lani) SZ

Artikel ini telah tayang di Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan judul “Sanggar Gandes Pamantes Gelar Evaluasi, http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/22255/2017/04/03/Sanggar-Tari-Gandes-Pamantes-Gelar-Evaluasi


Evaluasi Seni Tari Jaipong

Category : Ada Apa?

Sebanyak 79 siswa, di Sanggar Tari Tradisional Jaipong, Gandes Pamantes, di Kelurahan Setu Gede, Kecamatan Bogor Barat.  Minggu, (02/4/2017) mengikuti ajang Evaluasi Seni Tari Jaipong,  Gandes Pamantes ke-XI tahun 2017.

Acara Evaluasi seni tari Jaipong yang dilaksanakan di lokasi danau Setu Gede, Kecamatan Bogor Barat ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Kebudyaan (Disparbud) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, disaksikan ratusan warga Setu Gede yang hadir menyaksikan acara tersebut.

Ketua Sanggar Gandes Pamantes, Indi Febrianti, mengatakan evaluasi seni tari Jaipong Gandes Pamentes ini merupakan ajang rutin 6 bulan sekali yang digelar sanggarnya untuk tujuan evaluasi bagi para siswa dalam menguasai seni tari tradisional khususnya tari Jaipong yang selama ini diajarkan pihak sanggar Gandes Pamantes.

“Program evaluasi ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan murid-murid kami dalam menangkap pelajaran dan pelatihan yang telah diberikan selama enam bulan terakhir,” kata Indi.

Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Kebudyaan, Kota Bogor, Shahlan Rasyidi pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada masyarakat Setu Gede, khususnya pihak Sanggar Gandes Pamantes dalam upaya memelihara dan mengembangkan seni budaya tradisional seni tri Jaipong sebagai salah seni dan budaya kearifan lokal warga Jawa Barat khuusnya yang ada di Kota Bogor.

“Kami dari Pemda Kota Bogor tentu merasa sangat bangga dengan semangat dan prestasi yang dicapai sanggar ini dalam upaya melestarikan seni budaya tari Jaipong di wilayah ini,” ujarnya.

Menurut Shahlan, pada dasarnya ajang evaluasi ini bukan semata-mata untuk mencari yang terbaik, tetapi nilai luhur dari itu semua adalah menyadarkan anak-anak dan remaja bahwa ada nilai-nilai kesenian dan kebudayaan yang tidak kalah oleh kebudayaan-kebudayaan modern dari luar yang belum tentu sesui dan cocok dengan budaya masyarakat Bogor itu sendiri. “Kami bersama dinas terkait tentu akan terus mendukung dan mendorong tumbuh kembangnya sanggar-sanggar seni yang ada di Bogor ini,” kata Shahlan.

Untuk itu peran aktiv dari peserta sanggar, para orang tua, guru dan seluruh komponen yang terlibat dalam tumbuh kembangnya seni budaya Sunda yang ada di Bogor diharapkan akan mampu mendorong prestasi-prestasi membanggakan bagi seni Budaya Kota Bogor baik ditingkatkan local maupun internasional. (arb)

 

http://rri.co.id/jakarta/post/berita/378134/metropolitan/evaluasi_sanggar_gandes_pamantes.html


× How can we help you?
WhatsApp chat