6 Tari Budaya Indonesia di Mata Dunia

ilustrasi 6 Tari Budaya Indonesia di Mata Dunia

6 Tari Budaya Indonesia di Mata Dunia

Indonesia terkenal akan keanekaragaman budayanya. Keanekaragaman tersebut salah satunya tercermin dari banyaknya seni yang berkembang di tiap pelosok Indonesia, salah satunya seni tari.

Gandespamantes.org- Indonesia yang terdiri atas banyak pulau memiliki budaya yang sangat beragam, setiap daerahnya memiliki ciri khas budaya masing-masing dan selalu diwariskan dari generasi ke generasi. Bahkan kesenian tradisional Indonesia pun kerap diperkenalkan melalui pertukaran pelajar.

Wajar saja, Keelokan dan filosofi yang terkandung dalam suatu tari daerah kian memikat mata dunia. Peninggalan budaya, khususnya tarian, seringkali dipengaruhi oleh sejarah dan kejadian di sebuah daerah tertentu. Hal itulah yang membuat sebuah tarian memiliki keunikan tersendiri. Hingga puluhan bahkan ratusan penghargaan internasional telah disematkan pada sejumlah tari daerah.

Karena itu pula, banyak kesenian Indonesia yang sengaja ditonjolkan untuk menarik minat wisatawan dunia. Berikut adalah enam tarian budaya Indonesia yang sering ditampilkan dan menjadi populer di mata wisatawan dunia.

Tari Saman Aceh

Tari saman merupakan sebuah tarian yang berasal dari suku Gayo, Aceh Tenggara. Pertunjukan tari ini tidah hanya popular di Indonesia, tetapi tari ini juga popular di negara Australia dan Eropa. Tarian ini tidak diiringi alat musik, tetapi diiringi suara penari dan tepuk tangan yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha.

Tarian ini terbilang sulit karena gerakan tangannya yang cepat dan rumit membutuhkan konsentrasi penuh untuk menarikan tarian saman ini. Pada tahun 2011 lalu, UNESCO menetapkan tari saman sebagai Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia.

Tari Kecak Bali

Pertunjukan tari khas Bali ini dimainkan oleh puluhan bahkan ratusan penari laki-laki. Para penari duduk melingkar lalu menyerukan “cak” sambil mengangkat kedua tangan mereka. Mereka menggunakan kain Bali dengan motif kotak-kotak seperti paan catur di pinggang.

Sama seperti saman, tarian ini pun tidak diiringi alat musik, penari hanya menggunakan kincringan yang dipakai pada kaki penari. Kecak ini menceritakan tentang Ramayana. Tarian ini pun menampilkan beberapa aksi api yang ekstrem. Tiket pertunjukan tarian ini selalu habis diborong wisatawan asing yang berkujung ke Bali.

Tari Legong

Tak ada habisnya jika mengulik khazanah seni di Bali. Tari Legong menjadi salah satu tarian Bali yang paling populer. Pada zaman dulu, hanya keluarga kerajaan yang boleh menikmati tarian ini. Namun seiring berkembangnya waktu, Keindahan Tari Legong bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Tari ini meliputi gerakan jari dan kaki yang rumit, juga ekspresi wajah yang demonstratif, yang ditekankan dengan kostum tradisional yang indah.

Tari Reog Ponorogo

Reog biasanya dipentaskan dalam beberapa acara seperti pernikahan, khitanan dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa rangkaian, 2 sampai 3 tarian pembuka. Ciri khas dari tari reog ini adalah topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak.

Berat topeng ini mencapai 50-60 kg. Topeng yang berat ini dibawa oleh sang penari dengan menggunakan gigi. Sempat terjadi kontroversi antara Malaysia dan Indonesia karena Malaysia menyatakan bahwa tarian ini milik Malaysia.

Tari Pendet Bali

Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persenbahan namun dalam bentuk tarian upacara. Awalnya, tarian ini merupakan tari pemjaan yang banyak diperagakan di pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata kea lam dunia.

Tarian ini meliputi gerakan kaki dan jari yang rumit serta bermain di ekspresi wajah. Penari membawa semacam nampan kecil yang dihias janur kuning dan berisikan bunga warna-warni yang nantinya akan ditaburkan kepada para penonton. Tari pendet sempat menjadi sorotan media Indonesia karena tampil dalam program televisi yaitu Enigmatic Malaysia Discovery Channel.

Tari Piring Sumatera Barat

Tarian ini adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari kota Solok, Sumatera Barat. Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring yang di ayun dengan gerakan cepat tanpa terlepas dari genggaman tangan.

Tari piring membuat para wisatawan asing tak percaya dan mengira piring tersebut direkatkan di tangan menggunakan lem. Penari yang berjumlah ganjil ini diiringi oleh alat musik Talempong dan Saluang.


Photo Credit : ilustrasi 6 Tari Budaya Indonesia di Mata Dunia. FILE/Dok/Ist. Photo INSTA SANGGAR GANDES PAMANTES

Baca Juga : Bawakan Tari Leungiten, Gandes Pamantes Raih Juara Ke-3


Leave a Reply

× How can we help you?
WhatsApp chat