Sejumput Cerita di Hari Batik Indonesia

gandespamantes hari batik nasional

Sejumput Cerita di Hari Batik Indonesia

Perkembangan warisan batik di Indonesia telah menggoreskan nilai seni yang sangat tinggi dan apik untuk dinikmati masyarakat, baik domestik maupun mancanegara.

Gandespamantes.org- Macam macam kebudayaan Indonesia sangat beragam dan hadir dalam banyak bentuk seperti karakteristik kemajemukan yang dimiliki oleh bangsa ini. Seperti Tarian tradisional, bahasa, budaya, termasuk batik yang menjadi produk kebanggaan dengan ragam khas budaya Indonesia.

Berbicara mengenai Batik, saat ini pun perkembangannya terbilang pesat, hampir setiap toko menjual Batik modern dengan model, motif dan warna yang beraneka ragam. Sehingga banyak masyarakat yang terus membudayakan Batik dalam kegiatan sehari-hari.

Terlebih lagi, Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia dan Dunia telah memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan ini terjadi ketika batik memperoleh pengakuan dunia pada tahun 2009 dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO).

Diakuinya Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia merupakan wujud pengakuan internasional terhadap kebudayaan Indonesia. Kita tidak hanya berbangga dan menunjukan kecintaan dengan berpakaian batik. Tetapi kita juga harus ikut melestarikan dan tetap mempertahankan corak batik sebagai lambang keindonesiaan.

Karena itulah, makna Hari Batik Nasional yang mesti dipahami secara lebih luas adalah sebagai upaya untuk mewarisi budaya nasional dan memelihara tradisi. Dengan membuat dan mengenakan batik dalam kegiatan sehari-hari, dan tidak mesti dipahami sebagai upaya responsif dari klaim dari negara lain yang mengakui batik sebagai warisan budayanya.

Terlepas dari itu semua, di kesempatan ini dalam rangka mendukung serta melestarikan Batik Indonesia, Sanggar tari Gandes pamantes pun membuat Batik Gandes yang kreatifitas dan inovasi desain dibuat khusus oleh ibu Ratna @handayani_geulis. Semoga setiap anak Indonesia dapat selalu mencintai serta bangga dengan produk batik Indonesia.


Photo Credit :Sanggar tari Gandes pamantes pun membuat Batik Gandes yang kreatifitas dan inovasi desain dibuat khusus oleh ibu Ratna @handayani_geulis. FILE/Dok. Photo SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Video dalam rangka mendukung serta melestarikan Batik Indonesia, Sanggar tari Gandes pamantes pun membuat Batik Gandes yang kreatifitas dan inovasi desain dibuat khusus oleh ibu Ratna @handayani_geulis. Semoga setiap anak Indonesia dapat selalu mencintai serta bangga dengan produk batik Indonesia.

Sanggar Gandes Pamantes Mengucapkan Selamat Hari Batik Sedunia

Hanupis!🙏

Baca Juga :  Sanggar Gandes Pamantes Pertahankan Eksistensi Tari Tradisi

 


Manfaat latihan menari sanggar gandes pamantes

5 Manfaat Menari Untuk Kesehatan

Menari merupakan komposisi antara aktivitas fisik, interaksi sosial, ekspresi kreatif, dan emosional. Tidak hanya sarat manfaat atau sebatas mengekspresikan diri, kegiatan menari tepat sekali bagi Anda yang kurang menyukai olahraga yang bersifat individual.

Gandespamantes.org- Menari itu baik untuk tubuh kita. Bahkan sebenarnya menari itu termasuk salah satu jenis olahraga. Mulai dari tarian tradisional, modern, balet, dan lain-lain, semuanya merupakan olahraga. Menari bisa memberikan banyak manfaat yang setara dengan aktivitas olahraga lainnya.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah lima manfaat menari untuk kesehatan yang di dapat dari kegiatan menari.

Menari Bermanfaat untuk Keseimbangan dan Perbaikan Suasana hati

Banyak studi yang menyebutkan bahwa menari dapat memperbaiki keseimbangan, bahkan pada seseorang yang berusia lanjut. Pada orang usia lanjut, manfaat menari dapat dilihat dari adanya perbaikan dalam postur tubuh, kecepatan berjalan, dan juga kecepatan bereaksi. Menurut jurnal The European Journal of Physical Rehabilitation di tahun 2009, menari bisa membantu penderita penyakit Parkinson.

Selain itu, menari juga dapat memperbaiki suasana hati. Hal dapat dibuktikan dengan berkurangnya rasa depresi, cemas, stres dan meningkatkan rasa kepercayaan diri. Bahkan, sebuah teori yang dipublikasikan di Jurnal Arts in Psychotherapy menyebutkan bahwa menari bisa menjadi salah satu pilihan terapi bagi para penderita depresi dan kecemasan.

Menari dapat membantu meningkatkan energi

Ada nasihat bahwa bila Anda merasa letih, lesu, dan tak bergairah, pergilah berolahraga. Olahraga di sini sama dengan menari. Aktivitas fisik saat menari akan memicu keluarnya hormon endorfin yang akan membuat kita merasa bergairah.

Menari juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, sehingga ada rasa refresh ketika Anda selesai beristirahat. Endorfin dan kualitas istirahat yang baik pada akhirnya akan berakibat pada kemampuan fokus yang lebih baik.

Menari Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung dan Berat Badan

Menari bisa menjadi pilihan olahraga jenis aerobik yang baik dan bagus untuk kesehatan jantung Anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang-orang dengan gagal jantung yang stabil dan melakukan tarian jenis Waltz, terjadi perbaikan dalam fungsi pembuluh darah dan perbaikan kualitas hidup.

Selain itu, menari juga baik untuk menjaga berat badan ideal Anda. Pasalnya, menari dapat membakar hingga 240 kalori dari tubuh Anda. Pada umumnya, seseorang bisa membakar hingga 200 kalori saat menari. Contohnya pada orang yang melakukan gerakan tarian tango, maka jumlah kalori yang terbakar dapat mencapai 200 kalori.

Menari membuat tubuh lebih lentur

Gerakan-gerakan menari melibatkan bagian tubuh atas maupun bawah, dan dengan demikian dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Selain itu, gerakan menari juga dapat meningkatkan kelenturan tubuh.

Meningkatnya kelenturan akan mengurangi nyeri sendi dan rasa pegal-pegal. Tidak harus melakukan gerakan balet, gerakan tarian tradisional seperti tari Jawa pun sama melenturkan.

Menari dapat bantu meningkatkan daya ingat

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh The New England Journal of Medicine, menari dapat meningkatkan daya ingat dan mencegah demensia ketika seseorang bertambah tua.

Latihan aerobik dapat mengubah kehilangan volume di hippocampus, bagian otak yang mengontrol memori. Seiring dengan pertumbuhan manusia, hippocampus secara alami mengalami penyusutan sehingga menyebabkan gangguan memori.


PHOTO CREDIT : Murid Penari Sanggar tari Gandes Pamantes berlatih menari. FILE/DOK. PHOTO SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Baca Juga : 7 Manfaat Menari Untuk Sang Buah Hati


sanggar tari gandes pamantes

Sanggar Gandes Pamantes, Pertahankan Eksistensi Tari Tradisi

Dampak pengaruh luar lambat laun mengikis kebudayaan lokal sebagai warisan nenek moyang kita. Sanggar Tari Gandes Pamantes hadir mempertahankan eksistensi tradisi lewat seni tari

Gandespamantes.org- Sanggar tari gandes pamantes adalah sanggar tari yang mengajarkan tari tradisonal dan tari kreasi. Selain tari tradisonal dan kreasi, sanggar menciptakan tari garapan yang dipentaskan dalam festival atau lomba tari. Bahkan, sanggar gandes pamantes memiliki banyak prestasi dan program sanggar di setiap tahunnya.

Indi Febriyanti selaku pendiri sanggar menuturkan bahwa nama “Gandes Pamantes” berasal dari kata “Gandes” yaitu gadis atau wanita, sedangkan “Pamantes” yaitu pantas yang diambil juga dari bahasa Sunda “Yang keseluruhannya nama gandes pamantes memiliki arti bahwa gadis-gadis cantik yang selalu pantas dilihat dan menarik.” Terangnya.

Berakar dari seni tari tradisi, Sanggar gandes pamantes dominan memberikan pertunjukan tari mengunakan bahan baku dari perbendaharan kesenian Sunda yang kemudian dikembangkan dengan inspirasi dan inovasi dan dari pengalamanya sendiri dalam maupun luar negeri.

Indi mengungkapkan, dirinya berusaha menghadirkan tari tradisi yang menarik. Dalam dunia tari kontemporer, selain menciptakan gerak-gerak tari, dirinya kerap mengiringi dengan tradisi dan budaya.

Seperti halnya  tarian berjudul  lawang rasa yang merupakan tari kreasi jaipongan garapan dari sanggar gandes pamantes yang berkolaborasi dengan penata musik iki boleng menggunakan gamelan jawa barat.

“Jadi tarian lawang rasa ini memang mengejawantahkan nilai positif masyarakat sunda, yang mengandung arti gerbang atau pintu hati, menggambarkan karakter seorang wanita yang memiliki kebaikan dan kelembutan hati.” Ungkap Indi.

Dalam tarian ini, penari wanita ini menghadirkan gerakan luwes dengan mengenakan kebaya berwarna cerah, dilengkapi oleh kain batik Sunda pada bagian bawahnya. Hiasan rambut dibuat menarik, dan riasan wajah dibuat minimalis namun tetap mengeluarkan aura cantik mojang sunda.

Tari Lawang Rasa sebagai kreativitas Sanggar Tari Gandes Pamantes kerap dipentaskan dalam berbagai perhelatan. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan Tari Lawang Rasa ini akan  dikolaborasikan dengan berbagai kesenian kontemporer yang lebih bersifat hiburan.


PHOTO CREDIT : Murid Penari Sanggar tari Gandes Pamantes berpose sebelum melakukan pertunjukan tari. FILE/DOK. PHOTO SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Berita Ini telah tayang di telegraf.co.id.

Baca Juga : Pesan kearifan lokal lewat seni tari sunda

 


kelas makeup fantasi gandes pamantes

Makeup Fantasi, Hasil Kolaborasi Karakter dan Imajinasi

Jenis makeup fantasi Sanggar Gandes Pamantes ini perwujudan kreativitas akan angan-angan atau khayalan yang serta merta diaplikasikan melalui makeup guna menonjolkan karakternya.

Selama ini memang orang awam berfikiran bahwasanya semua makeup artis adalah sama, dengan pemahaman bahwa seorang makeup artis pasti bisa untuk semua jenis kepentingan.

Padahal, makeup hadir sesuai dengan karakter dan kebutuhan orang yang menggunakannya. Mulai dari yang flawless untuk digunakan sehari-hari, makeup malam hari, makeup pengantin, dan kini ada pula makeup fantasi atau makeup kreatif.

Bentuk kreativitas seorang ahli kecantikan yang ingin mengaplikasikan angan-angan atau khayalannya dengan menerapkan rias wajah, melukis di badan, menata rambut, dan aksesoris pelengkapnya.

Riasan wajah tebal dengan permainan warna dan garis tegas, tak bisa dipungkiri sangat membantu para penonton untuk mengenali karakter yang diperankan para penari dari sanggar tari gandes pamantes ini.

Makeup karakter tersebut dimaksud untuk membantu penari menggambarkan suatu peran atau watak yang akan dimainkan. Untuk mengungkapkan gambaran watak tersebut dapat dilakukan rias wajah yang menonjolkan secara realistis maupun non realistis.

Tak pelak, makeup fantasi pada penampilannya selalu penuh kejutan dan mengundang decak kagum saat melihat hasilnya. Hal ini dikarenakan banyaknya fariasi serta sentuhan atau tambahan hiasan seperti bunga-bunga, dedaunan, garis-garis yang kontras, warna-warna yang mencolok.

Tidak mudah memang, dalam merias fantasi atau pun karakter diperlukan berbagai macam kosmetik, alat dan bahan untuk mendukung riasan wajah fantasi atau karakter yang telah di desain terlebih dahulu. Penggunaan bahan, serta kosmetik yang dibutuhkan pada saat pengaplikasian riasan pun menjadi vital.

Karena itu, peranan makeup fantasi begitu sangat penting membantu penari menggambarkan suatu peran atau watak yang akan dimainkan. Dimulai dengan mascara, lipstick, eyeliner, blush on, cushion, bb cream dan lain-lain. Hayo, apakah perempuan disini ada yang masih asing dengan mereka?


PHOTO CREDIT : Jenis makeup fantasi hasil Gandes Pamantes ini perwujudan kreativitas seorang ahli kecantikan yang ingin mengaplikasikan angan-angan atau khayalannya serta diaplikasikan melalui makeup.FILE/DOK. PHOTO SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Baca Juga : Rias wajah, entitas ekspresi yang patut diapresiasi


Sanggar Gandes Pamantes menyuguhkan garapan berjudul “Terkungkung” yang sarat dengan pesan

Pesan Kearifan Lokal Lewat Seni Tari Sunda

Tanah Pasundan dikenal memiliki aneka budaya menarik, selain dengan logat yang khas, masyarakat Sunda juga terkenal dengan keramahan, kebaikannya serta elaborasi seni tarinya yang mengandung pesan nan memukau.

Gandespamantes.org- Banyak orang yang merasa terpukau dengan jenis tarian Sunda, ayunan tangan yang gemulai, serta aliran tubuh yang berdenyut berirama, membuat tarian ini semakin mengagumkan. Ada banyak pesan dan cerita di dalamnya, mulai dari cerita kerajaan hingga pesan yang sarat dengan kearifan lokal berisi kedamaian untuk seluruh Nusantara.

Sesuai dengan arti dari kata “Sunda” itu sendiri yaitu baik. Wilayah yang berada di Provinsi Jawa Barat ini juga memiliki kesenian yang menarik seperti jenis tarian Sunda. Kesenian ini masih tetap hidup sampai sekarang dan terus dilestarikan hingga ke generasi selanjutnya, bahkan tarian sunda juga kerap dipentaskan untuk berbagai acara kenegaraan.

Sebagai seorang penari, kami harus bisa mengekspresikan dan mengaplikasikan gerakan yang ada dengan baik untuk penyampaian non verbal yang sesuai. Kami berbicara bukan hanya melalui gerakan, tapi juga melalui ekspresi wajah guna menyampaikan pesan maupun keadaan emosi kepada khalayak.

Berbicara mengenai seni tari, Jaipongan merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Menurut catatan, tarian ini diciptakan oleh seorang seniman berdarah Sunda bernama Gugum Gumbira pada tahun 1960-an. Awalnya sang pencentus tari ini berkeinginan mengangkat kesenian rakyat yang memiliki nilai jual, di samping itu Gumbira juga ingin menciptakan sebuah kesenian tradisional yang dapat dipadukan dengan tarian kontemporer.

Di samping itu, Jaipongan juga merupakan sebuah sarana untuk menyampaikan kondisi suatu masyarakat dan budayanya. Tarian ini cenderung dijadikan media untuk menyampaikan aspirasi yang terkadang rumit lewat perkataan.

Dari tarian tersebut tersirat sebuah pesan bahwa di balik keanggunan serta kelembutan perempuan Sunda, terdapat juga keinginan untuk menjadi diri sendiri tanpa terkekang oleh pandangan orang-orang. Tari Jaipongan juga memiliki makna bahwa perempuan sebaiknya tak selalu dinilai hanya dari luar berdasar stereotype budaya lama yang kerap melekat pada bangsa ini.

Terlepas dari itu, Jaipongan yang kontemporer serta lirikal merupakan genre gerakan yang tingkat kesulitannya tinggi. Sangat dibutuhkan kesesuaian antara gerak dan ekspresi. Namun, hal tersebutlah yang membuat tarian menarik, terlihat menawan serta sangat hidup dalam penyampaian pesan.


PHOTO CREDIT : Sanggar Gandes Pamantes menyuguhkan garapan berjudul “Terkungkung” yang sarat dengan pesan. FILE/DOK. PHOTO SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Baca Juga : Bagi Gandes Pamantes, Menari Adalah Siratan Ekspresi


Sanggar Tari Gandes Pamantes menyuguhkan garapan berjudul “Kalang Sunda” di Gedung Transmart Yasmin, Kota Bogor.

Tari Kalang Sunda Nan Kenes

Tarian Kalang Sunda dapat memberi gambaran perempuan Sunda kekinian yang energik. Gerak Jaipongan yang atraktif dan dinamis mampu menunjukkan bahwa perempuan Sunda adalah perempuan yang penuh semangat, penuh perjuangan, kuat, ramah, lincah, dan kenes.

Gandespamantes.org – Suara gamelan terdengar dinamis mengikuti gerak para penari dari Sanggar Tari Gandes Pamantes, Cilubangnagrag, JL Raya Cifor, Kec. Bogor Bar, Kota Bogor, Jawa Barat yang menyuguhkan garapan berjudul “Kalang Sunda” di Gedung Transmart Yasmin, Kota Bogor.

Perlu diketahui, Tari Kalang Sunda ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat.

Tarian ini bila kita amati memiliki gerakan yang sederhana dan sedikit variasi layaknya sebuah gerak beladiri silat dimanapun di nusantara ini, namun manakala kita menyimak secara teliti dan melihat gerak serta arah tarian tersebut kita akan dipenuhi beribu pertanyaan yang sulit dicari jawabnya terkecuali bagi mereka yang memang benar mau dan tekun mempelajarinya.

Mengenai Busana, untuk kostum Jaipong terdiri dari dua bagian yaitu bawahan dan atasan. Pada kostum tari sunda ini memakai kebaya. Kebaya warna-warna cerah cocok untuk gerakan jaipong yang dinamis dan energik. Kebaya yang dipilih harus dari kain katun, tentunya lantaran lebih nyaman dipakai .

Sedangkan pada bawahan, menggunakan kain/jarit batik motif Cirebonan. Terkadang untuk Jaipong modern, penari menggunakan celana legging dan dipadukan dengan jarit. kostum ini dipengaruhi oleh tiga unsur yakni sunda pada motif batik, betawi pada kebaya dan tionghoa pada corak sanggul.

Ciri khas Tari Jaipong Jawa Barat diantaranya gaya kaleran, yakni keceriaan, erotis, humoris, semangat, spontanitas, dan kesederhanaan (alami, apa adanya).


Photo Credit :Tarian Kalang Sunda dapat memberi gambaran perempuan Sunda kekinian yang energik. FILE/Dok. Photo SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Video berikut adalah penampilan dari murid Sanggar Tari gandes Pamantes, yang menjadi salah satu contoh upaya menjaga tradisi dan budaya melalui seni tari asli Indonesia.

Sanggar Tari Gandes Pamantes – Tarian Kalang Sunda:

Hanupis!🙏

Baca Juga :  Gandes Pamantes, Raih Juara Ke-1 di Ajang Remaja Putri Kreatif 2019


gandes pamantes rias wajah penari

Rias Wajah, Entitas Ekspresi yang Patut Diapresiasi

Menerapkan riasan ke wajah bisa dikatakan sebagai seni. Bagi wanita, riasan adalah suatu cara untuk mengekspresikan dirinya menjadi unik dan berbeda dari yang lain.

Gandespamantes.org – Wanita dan  riasan wajah ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Bukan lantaran kurang percaya diri dengan penampilan alaminya, Namun dengan bersolek, wanita dapat membantu tampilkan versi terbaik dari dirinya.

Memang, ada berbagai macam alasan wanita menggunakan riasan wajah. Mulai dari meningkatkan pede, tuntutan pekerjaan, menarik perhatian lawan dan sesama jenis, hingga sebatas penyaluran hobi akan corat-coret muka.

Menurut Korichi, Pelle-de-Queral, Gazano dan Aubert, riasan wajah secara psikologis memiliki dua fungsi yaitu fungsi seduction dan camouflage.

Fungsi seduction artinya individu menggunakan riasan wajah untuk meningkatkan penampilan diri. Umumnya individu yang menggunakan make up untuk fungsi seduction merasa bahwa dirinya menarik dan menggunakan make up untuk membuat lebih menarik.

Sedangkan fungsi camouflage artinya individu menggunakan riasan wajah untuk menutupi kekurangan diri secara fisik. Umumnya individu yang menggunakan riasan wajah untuk camouflage merasa dirinya tidak menarik sehingga perlu menggunakan make-up untuk membuat menarik.

Simpelnya, fungsi merias wajah adalah menambah atau memperindah penampilan seseorang. Namun jika salah dalam pengaplikasiannya, bukannya memperindah, justru malah bisa merusak penampilan hingga timbulkan tragedi.

Karena itu, riasan wajah harus disesuaikan dengan usia dan keperluan acara, baik itu untuk acara menari, atau sekedar rutinitas sehari-hari. Jangan sungkan pelajari tren dari ahlinya merias wajah dan terus ikuti perkembangan tren  yang terus bertransisi.

Catherin, salah satu blogger dan praktisi kecantikan pernah mengutarakan dalam tulisannya, bahwa riasan wajah menjadi wujud lain dari seni yang mampu mengekspresikan apa yang ada dalam diri kita kepada orang lain. Riasan wajah ibarat lagu atau tulisan, yang merupakan entitas ekspresi dari si pencipta lagu ataupun si penulis.

Dan karena itu, mungkin perlu kita sepakati. Ketika wanita menggunakan riasan wajah, itu hanyalah suatu cara yang dilakukan para wanita dalam mengekspresikan diri, dan tentu saja alangkah baiknya jika kita mengapresiasinya.


Photo Credit : Riasan wajah harus disesuaikan dengan usia dan keperluan acara, baik itu untuk acara menari atau sekedar rutinitas sehari-hari. FILE/Dok. Photo SANGGAR TARI GANDES PAMANTES

Baca Juga : Bagi Gandes Pamantes, Menari Adalah Siratan Ekspresi


manfaat menari bagi anak

7 Manfaat Menari Untuk Sang Buah Hati

Beragam cara bagi orangtua untuk melatih mental dan kognitif anak sejak dini, salah satunya adalah dengan menari.

Gandespamantes.org – Belajar menari secara rutin memiliki pengaruh bagus pada perkembangan fisik dan kesehatan anak. Menari bukan hanya mampu membakar kalori tubuh untuk tetap kondusif. Dengan menari, tubuh anak menjadi lebih lentur, koordinasi pikiran dan gerakannya lebih terkontrol, postur tubuhnya lebih bagus dan mengurangi resiko obesitas dini.

Tidak hanya memberikan nilai positif untuk fisik, manfaat menari pun dapat memberikan resultan yang baik untuk emosional anak, sosial, dan kognitif. Berikut tujuh manfaat mengajarkan menari untuk sang buah hati.

  • Membangun perkembangan fisik dan motorik anak

Teknik menari yang meliputi gerakan berlari, berjalan, melompat, hingga membungkukkan badan, dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Anak pada akhirnya akan memiliki gerak tubuh yang lebih seimbang serta luwes. Pola gerakan tari juga mengajar anak melatih kemampuan koordinasi antara kaki, tangan dan anggota tubuh lainnya. Tari penting untuk anak karena secara alami mereka akan lebih aktif, kuat, dan terampil.

  • Mengasah kematangan emosional anak

Menari mempromosikan aspek baik termasuk kesehatan dan kematangan psikologis anak. Anak dapat menikmati kesempatan mereka dalam mengekspresikan emosi diri sendiri dan orang lain melalui gerakan yang kreatif. Dengan tarian anak mampu mendapatkan kematangan emosional secara sadar dan apresiasi terhadap diri sendiri dan orang sekitar.

  • Anak dapat belajar bekerja sama

Kerja sama merupakan bagian yang penting dalam kehidupan. Karena itu, sejak usia dini prinsip ini harus ditanamkan pada anak. Dalam seni tari, kebanyakan tarian dilakukan secara berkelompok. Untuk penampilan yang bagus, anak diharuskan bekerja sama dengan teman-temannya. Ketika memiliki tujuan yang sama dalam kelompok untuk mementaskan tarian yang bagus, dengan sendirinya anak akan terdorong membantu temannya yang menemui kesulitan kala berlatih.

  • Melatih kedisiplinan anak

Agar bisa menguasai semua gerakan yang dibutuhkan untuk satu set tarian, anak benar-benar harus disiplin dalam berlatih dan memiliki komitmen tinggi. Jika anda perhatikan, sekolah-sekolah tari yang bereputasi baik biasanya memiliki tingkat kedisiplinan yang ditanamkan dengan kuat kepada tiap murid, bahkan kadang melebihi sekolah umum.

  • Meningkatkan kreatifitas dan kepercayaan diri anak

Seni tari menuntut seorang anak untuk belajar berekspresi lewat tariannya; hal ini dapat berdampak pada tingkat kreatifitas serta kepercayaan diri di dunia luar sanggar atau sekolah tari. Selain itu, kemampuan fisik dan berolah gerak yang diperoleh dari belajar menari dapat membuat anak merasa percaya diri, yang kemudian dapat berdampak baik pada motivasinya dalam melakukan suatu tugas serta mengejar target di berbagai bidang kehidupan berapapun usianya.

  • Meningkatkan kemampuan berpikir anak

Bila anak ditantang melakukan gerakan-gerakan tari yang sulit dilakukan, tentu ia akan berusaha memecahkan masalah tersebut. Misalnya dengan berkonsultasi dengan guru tari, orang tua atau temannya.  Kemampuan memecahkan masalah ini dapat ia adopsi di sekolah atau rumah.

  • Membentuk saluran untuk mekanisme pertahanan ego anak

Kegiatan olah fisik seperti seni tari dapat menjadi bagian dari mekanisme pertahanan ego yang sifatnya positif yang disebut sublimasi, dimana emosi negatif dilampiaskan ke dalam tindakan positif. Dengan demikian, secara tidak langsung, seni tari dapat membantu anak untuk belajar menjadi pribadi yang memiliki mental sehat.

Untuk membantu anak berpikir lebih baik, memang diperlukan kerja sama dari pihak lain terutama dari mereka yang berasal dari luar lingkungan rumah. Karena itu, mengikuti kursus tari merupakan solusi yang tepat.


Photo Credit : Beragam cara bagi orangtua untuk melatih mental dan kognitif anak sejak dini, salah satunya adalah dengan menari. FILE/Dok. sanggar tari gandes pamantes

Baca Juga : Rayakan Kemerdekaan HUT RI Ke 74, Lomba Ala Gandes Pamantes

 

 


sanggar tari gandes pamantes

Menari Adalah Siratan Ekspresi

Menari bukan sebatas soal gerak. Jika seni tari hanya dipandang dari satu sisi itu saja, berarti lingkupnya parokial. Padahal, seni tari meliputi banyak aspek yang menghasilkan ekspresi.

Gandespamantes.org – Belakangan, seni tari kembali digalakkan setelah sekian lama tidak terdengar. Berkembangnya seni ini bisa dilihat dari banyaknya ekstrakurikuler yang hadir di sekolah maupun sanggar-sanggar tari profesional seperti kami, Gandes Pamantes, yang berusaha untuk meregenerasi para penari. Jika bukan kita yang akan meneruskan, lalu siapa lagi yang akan meneruskan seni ini?

Namun terlepas dari itu, rasanya kurang tepat jika mengatakan bahwa seni tari hanyalah sebatas gerakan yang berkesinambungan. Karena, menari adalah seni kreatifitas yang mengolah tubuh dalam bentuk gerakan. Bahkan lebih dari itu. Buat kami Sanggar Gandes Pamantes, menari adalah  adalah ekspresi alamiah untuk mengejawantahkan suatu perasaan dalam diri seseorang atas apa yang dirasakannya.

Buat Kami, menari adalah sebuah rasa. Sebuah perpaduan ekspresi dari hasil antara alunan nada yang seirama dengan langkah kaki nan menyatu dengan  gemulai tangan yang selaras dengan busana yang ditampilkan. Sehingga mampu memberikan komunikasi nonverbal yang begitu indah.

Selain itu, menari merupakan sebuah proses menumbuhkan kreativitas, mengenal dan mencintai. Menari tak hanya sekedar menghafal gerakan, tetapi juga dengan hati. Wiraga (fisik), Wirama  (iringan musik) dan Wirasa (penjiwaan atau ekspresi). Mengutip definisi Atik Sopandi tentang tari, “Seni tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerakan ritmis atau ide tertentu.”

Perlu diketahui, negara Indonesia memiliki budaya dan tradisi yang sangat kaya. Bahkan dari dulu hingga kini, tarian digunakan dalam penyambutan tamu maupun adat. Sehingga sejarah seni tarian di Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan. Sudah sepantasnya kita melestarikan setiap warisan budaya yang bersifat positif yang merupakan warisan dari nenek moyang.

Melestarikan budaya bangsa tersebut dilakukan dengan melihat, menikmati suguhan pertunjukan bahkan bisa juga dengan melakukannya. Seperti yang selama ini Kami, Sanggar Gandes Pamantes coba lakukan. Yang berupaya untuk melestarikan budaya melalui seni tari.


Photo Credit : SAnggar GAndes pamantes menari tarian tradisional di kota bogor, jawa barat. FILE/Dok/Ist. Photo PEMKOTBOGOR

Baca Juga : Bawakan Tari Leungiten, Gandes Pamantes Raih Juara Ke-3


Bawakan Tari Leungiten, Gandes Pamantes Raih Juara Ke-3

Bawakan Tari Leungiten, Gandes Pamantes Raih Juara Ke-3

Gandespamantes.org – Sanggar Tari Gandes Pamantes yang menghadirkan tarian tradisional berjudul Leungiten dan berhasil meraih Juara Ke-3 dalam Festival Tari Tradisional untuk ajang Remaja Putri Kreatif 2019, yang diselenggarakan oleh Yayasan Putik Indonesia Berkarya dalam Playfull Sunday yang dilaksanakan di South Quarter Dome, Minggu (25/12/2019).

Tari Leungiten yang berhasil keluar sebagai juara Ke-3 ini merupakan unsur tari jaipongan yang menggambarkan kegelisahan, kesedihan dan keprihatinan akan hancurnya lingkungan dan sekitarnya. Dan hal ini adalah akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dalam memelihara lingkungan alam sekitarnya.

Dan kini alam sudah tidak asri lagi. Gundul dan tandus, dan sebagian orang pun sudah tidak peduli lagi akan lingkunganya. Mungkin yg masih tersisa saat ini hanyalah kenangan atau kerinduan akan Jagat yang asri, berdaun hijau, subur, indah. Sekarang, yang ada hanya harapan yang tak berujung

Penari dari Sanggar Tari Gandes Pamantes dengan Hiasan rambut dibuat menarik, dan riasan wajah dibuat minimalis namun tetap mengeluarkan aura cantik mojang sunda ini menghadirkan tarian yang dibawakan dengan enerjik dengan iringan musik tradisional gendang, ketuk, kecrek, goong, rebab serta alunan lagu dari seorang sinden atau juru kawih.

Tarian Leungiten yang disuguhkan oleh Sanggar Tari Gandes Pamantes kerap dipentaskan dalam berbagai perhelatan. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan tari Lawang Rasa ini akan  dikolaborasikan dengan berbagai kesenian kontemporer yang lebih bersifat hiburan.

Perlu diketahui, Saat ini, tari masih cukup digemari oleh sebagian masyarakat. hal tersebut dikarenakan tari memiliki peranan yang tidak kalah penting dengan kebutuhan manusia yang lainnya.  Tari dapat digunakan sebagai hobi, tontonan, pelajaran sekolah atau pun sebagai hiburan semata.

Sanggar Tari Gandes Pamantes – Tarian Leungiteun:

Hanupis!🙏


× How can we help you?
WhatsApp chat